Saturday, February 5, 2011

kawan kah?

hai kamu-kamu di sana..
apa kabar kalian? bahagiakah kalian saat ini?

kamu-kamu di sana, saya teringat 2 tahun yang lalu, saya masih dengan mudahnya membaur dengan kalian sebelum munculnya tembok bersifat exclusive ini muncul di permukaan. saya? dulu, sekarang, mungkin ada perbedaan, dulu jumlah kawan dari lawan jenis hanya sedikit, tapi sekarang bertambah, dan mungkin obrolan dan percakapan yang sekarang sering saya alami juga berbeda. jelek kah? bagus kah? negatif kah? positif kah? coba dipikir sendiri saja.

di sini saya mencoba menelaah setiap hal yang terpikir yang pernah saya lakukan, ucapkan, perbuat pada kamu-kamu sekalian ini, tapi sepertinya saya tidak pernah menyinggung atau menyepelekan kamu-kamu ini. dan di akhir penghujung taun lalu pun saya dan kamu-kamu ini masih baik-baik aja ko, tapi mengapa kalian sebegitunya dengan diri saya yang tidak ada apa-apanya ini? kecewa. ya saya ini kecewa, sungguh saya kecewa dengan gerak-gerik hingga ucapan yang terlontar dari kamu-kamu sekalian ini.

cukuplah kalau ingin menyerukan kita ini satu, kita ini saudara. sudahlah kawan, kalau memang tidak ingin merasa satu rasa seperti dulu, yasudah, tidak usah dipaksakan. mungkin ini saatnya kamu-kamu ini berkepentingan lain. benarkah?

ada satu pesan dari saya yang tidak ada apa-apanya ini kawan-kawan tersayang :

janganlah membuat persepsi salah atau benar, semua itu bergantung dari sudut pandang mana yang kamu-kamu lihat..

janganlah menusuk dari belakang, karena sesungguhnya pertemanan kita ini cukup indah untuk dikotori pengkhianatan..

saya menyayangi kalian sebagaimana yang diserukan 2 tahun yang lalu, mungkin paham dan pemikiran kita saja yang berbeda.
:)


photograph by Manggala Mahardika




2 comments:

Vidia Chandra Dewi said...

Adek,jangan sedih gara2 urang yaa.gak ada apa2 kok.sueeer.:)

Hanna Fadhila said...

dih..
uda itu ngan selewat.hehehe