Monday, January 10, 2011

here comes the light




mana cahayamu? jadi ini cahayamu? ah, sedikit sekali.

tapi dengan secercah cahaya sebanyak ini juga sudah menghangatkan ko, hehe. jangan khawatir, dan juga jangan memandang lemah diri ini. bocah ini sudah kuat. kuat. kuat menghadang hujan yang sangat dingin bahkan. ini semua tidak lupa karena jasa sang matahari yang memberikan sinar yang hangat. hangat sekali. beberapa saat pun saya terlupa akan hujan tahun lalu. terima kasih hujan, semoga kau memberikan kesuburan hati di lain waktu. saatnya saya menikmati matahari, saya tergoda dengan hangatnya cahayamu. terima kasih juga ya.




"You don't have to believe me
But the way I, way I see it
Next time you point a finger
I might have to bend it back
Or break it, break it off
Next time you point a finger
I'll point you to the mirror"

- Paramore . Playing God -


3 comments:

dethapradipta said...

belajar puitis darimana dek

Hanna Fadhila said...

ini namanya bakat alami. haha
baru tau yak urg puitis?? :D

dethapradipta said...

hahaha

galau anak kecil