Saturday, May 5, 2012

Anjing.



Anjing.
Ketika di saat genting hanya bisa berkomunikasi jarak jauh saat matahari terbit. Dan tidak bisa bergerak.

Anjing.
Ketika hanya bisa menyimak berita dari layar kecil teknologi.

Anjing.
Ketika tidak bisa mengiyakan sesuatu yang jelas begitu adanya. Egois, you're selfish idiot.

Anjing.
Ketika hanya berpikir seluas ember dan menutup mata dan telinga untuk manusia-manusia hangat yang selalu ada.

Anjing.
Ketika tidak tersadar akan hangat senyum yang setia menunggu tanpa pamrih atau ancaman sengit yang keras. Bego.

Anjing.
Ketika baru bisa tersadar saat melihat susunan kata penuh makna dari manusia-manusia hangat.

Anjing.
Ketika satu kata penebus dosa masih belum bisa meluncur dari mulut. Dan berdalih masih butuh waktu.

Anjing.
Ketika di saat genting ternyata manusia itu masih hangat, hangat yang ikhlas.

Anjing.
Ketika untuk kesekian kalinya urang menjadi orang terakhir yang tahu dan keadaan pun sudah terlanjur.

Anjing.
Kenapa urang mengumpat kata anjing?

Anjing memang urang, anjing.


Published with Blogger-droid v2.0.4

5 comments:

MadoX said...

ehm

Hanna Fadhila said...

ehm juga

Vidia Chandra Dewi said...

apaan nih? anjing anjing haha.
ckck.
adeeeek,setau urg ungkapan 'anjing' itu gak pantes ditujukan murni sebagai panggilan utk seseorang,apalagi diri sendiri.
kalau keceplosan pun,bukan berarti menyebut lawan bicara dgn kata ituu,tp mungkin hanya ungkapan kekesalan pada keadaan. karna emang yg paling pas,dan paling enak ngomong itu wkwk.

makasih yaa btw,memang pilihan tepat kasitau mnh kabar rahasia yg hanya urg bagi pada orang2 yg spesial.. :)

Hanna Fadhila said...

haem. urg pengen no comment.hehe.

bilanglah urg lagi down.
tapi urg gapapa.

:D

Vidia Chandra Dewi said...

nice.

we are bigger than our body! :)